<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>D1d4's Weblog</title>
	<atom:link href="http://d1d4.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://d1d4.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Aug 2008 15:28:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='d1d4.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>D1d4's Weblog</title>
		<link>http://d1d4.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://d1d4.wordpress.com/osd.xml" title="D1d4&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://d1d4.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>LayeR TcP / IP</title>
		<link>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/18/layer-tcp-ip/</link>
		<comments>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/18/layer-tcp-ip/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 14:02:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d1d4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d1d4.wordpress.com/2008/01/18/layer-tcp-ip/</guid>
		<description><![CDATA[Protokol TCP/IP terbentuk dari 2 komponen yaitu Transmission Control Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP). Internetworking Tujuan dari TCP/IP adalah untuk membangun suatu koneksi antar jaringan (network), dimana biasa disebut internetwork, atau intenet, yang menyediakan pelayanan komunikasi antar jaringan yang memiliki bentuk fisik yang beragam. Tujuan yang jelas adalah menghubungkan empunya (hosts) pada jaringan yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=18&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> <!--[if gte vml 1]&amp;gt;                                                                 &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><b><img src="///C:/DOCUME%7E1/COM_PE%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="LayeR TcP/IP :" height="50" width="104" /></b><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;"> </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Protokol TCP/IP terbentuk dari 2 komponen yaitu Transmission Control Protocol (TCP) dan Internet Protocol (IP). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Internetworking </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Tujuan dari TCP/IP adalah untuk membangun suatu koneksi antar jaringan (network), dimana biasa disebut  internetwork,  atau  intenet, yang menyediakan pelayanan komunikasi antar jaringan yang memiliki bentuk fisik yang beragam. Tujuan yang jelas adalah menghubungkan empunya (hosts) pada jaringan yang berbeda, atau mungkin terpisahkan secara geografis pada area yang luas. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Internet dapat digolongkan menjadi beberapa group jaringan, antara lain: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Wingdings;">ü</span><span style="font-size:7pt;">      </span><span style="font-family:Bangkok;">Backbone: Jaringan besar yang menghubungkan antar jaringan lainnya. Contoh : NSFNET yang merupakan jaringan backbone dunia di Amerika, EBONE yang merupakan jaringan backbone di Eropa, dan lainnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Wingdings;">ü</span><span style="font-size:7pt;">      </span><span style="font-family:Bangkok;">Jaringan regional, contoh: jaringan antar kampus.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Wingdings;">ü</span><span style="font-size:7pt;">      </span><span style="font-family:Bangkok;">Jaringan yang bersifat komersial dimana menyediakan koneksi menuju backbone kepada pelanggannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Wingdings;">ü</span><span style="font-size:7pt;">      </span><span style="font-family:Bangkok;">Jaringan lokal, contoh: jaringan dalam sebuah kampus. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Aspek lain yang penting dari TCP/IP adalah membentuk suatu standarisasi dalam komunikasi. Tiap-tiap bentuk fisik suatu jaringan memiliki teknologi yang berbeda-beda, sehingga diperlukan pemrograman atau fungsi khusus untuk digunakan dalam komunikasi. TCP/IP memberikan fasilitas khusus yang bekerja diatas pemrograman atau fungsi khusus tersebut dari masing-masing fisik jaringan. Sehingga bentuk arsitektur dari fisik jaringan akan tersamarkan dari pengguna dan pembuat aplikasi jaringan. Dengan TCP/IP, pengguna tidak perlu lagi memikirkan bentuk fisik jaringan untuk melakukan sebuah komunikasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Sebagai contoh pada  Gambar  1.1, untuk dapat berkomunikasi antar 2 jaringan, diperlukan komputer yang terhubung dalam suatu perangkat yang dapat meneruskan suatu paket data dari jaringan yang satu ke jaringan yang lain. </span><span style="font-family:Bangkok;">Perangkat tersebut disebut Router. Selain itu router juga digunakan sebagai pengarah jalur (routing). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Untuk dapat mengidentifikasikan host diperlukan sebuah alamat, disebut alamat IP (IP address). Apabila sebuah host memiliki beberapa perangkat jaringan (interface), seperti router, maka setiap interface harus memiliki sebuah IP address yang unik. IP address terdiri dari 2 bagian, yaitu : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">IP address = &lt;nomer jaringan&gt;&lt;nomer host&gt; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Lapisan (layer) pada Protokol TCP/IP </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Seperti pada perangkat lunak, TCP/IP dibentuk dalam beberapa lapisan (layer). Dengan dibentuk dalam layer, akan mempermudah untuk pengembangan dan pengimplementasian. Antar layer dapat berkomunikasi ke atas maupun ke bawah dengan suatu penghubung interface. Tiap-tiap layer memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda dan saling mendukung layer diatasnya. Pada protokol TCP/IP dibagi menjadi 4 layer</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Aplikasi TCP/IP </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Level tertinggi pada layer TCP/IP adalah aplikasi. Dimana layer ini melakukan komunikasi sehingga dapat berinteraksi dengan pengguna. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Karakteristik dari protokol aplikasi antara lain: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Wingdings;">ü</span><span style="font-size:7pt;">      </span><span style="font-family:Bangkok;">Merupakan program aplikasi yang dibuat oleh pengguna, atau aplikasi yang merupakan standar dari produk TCP/IP. Contoh aplikasi yang merupakan produk dari TCP/IP antara lain : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Symbol;">·</span><span style="font-size:7pt;">         </span><span style="font-family:Bangkok;">TELNET, terminal interaktif untuk mengakses suatu remote pada internet. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Symbol;">·</span><span style="font-size:7pt;">         </span><span style="font-family:Bangkok;">FTP (File Transfer Protocol), transfer file berkecepatan tinggi antar disk. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Symbol;">·</span><span style="font-size:7pt;">         </span><span style="font-family:Bangkok;">SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), sistem bersurat di internet </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Symbol;">·</span><span style="font-size:7pt;">         </span><span style="font-family:Bangkok;">dll </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Wingdings;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Wingdings;">ü</span><span style="font-size:7pt;">      </span><span style="font-family:Bangkok;">Menggunakan mekanisme TCP atau UDP. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Wingdings;">ü</span><span style="font-size:7pt;">      </span><span style="font-family:Bangkok;">Menggunakan model interaksi client/server.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Model Client/Server </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">TCP adalah  peer-to-peer, protokol yang bersifat  connection-oriented. Tidak ada hubungan tuan dan budak (master/slave), tetapi banyak aplikasi yang bersifat client/server. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">SERVER adalah aplikasi yang memberikan pelayanan kepada user internet. CLIENT adalah yang meminta pelayanan. Aplikasi bisa memiliki bagian server dan bagian client, dimana dapat berjalan secara bersamaan dalam 1 sistem.  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Server merupakan progam yang dapat menerima permintaan (request), melakukan pelayanan yang diminta, kemudian mengembalikan sebagai reply. Server dapat melayani multi request bersamaan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Server bekerja dengan cara menunggu request pada port yang sudah terdaftar, sehingga client dapat dengan mudah mengirimkan data ke port pada server. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Proses peer-to-peer </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Bila dua mesin/komputer berinteraksi melakukan proses harus mematuhi aturan dan konvensi yang disebut protokol. Proses yang terjadi pada setiap mesin pada lapisan tertentu disebut peer-to-peer processes (proses peer-to-peer). Jadi dengan demikian jika 2 mesin akan dapat berkomunikasi jika pada lapisan tertentu menggunakan protokol yang sama. Dilihat pada Gambar 2.2,  message atau pesan yang dikirim oleh device A menuju device B harus melalui lapisan-lapisan yang paling atas menuju lapisan bawah berikutnya sampai lapisan terbawah kemudian kembali menuju lapisan yang lebih tinggi dan seterusnya melewati lapisan tepat diatasnya. Pesan-pesan yang dikirim adalah b erupa informasi yang dibentuk dalam paket-paket di mana pada layer tepat di bawahnya informasi tersebut “dibungkus”. Jadi pada sisi penerima informasi yang sampai berupa paket-paket yang telah “dibuka” bungkusannya dan dikonstruksi kembali. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;">Standarisasi TCP/IP  </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">TCP/IP semakin popular diantara developer dan pengguna, karena itu perlu adanya standarisasi. Standarisasi di kelola oleh Internet Architecture Board (IAB) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">IAB mengacu pada Internet Engineering Task Force (IETF) untuk membuat standar baru. Dimana standarisasi menggunakan RFC. Untuk Internet Standar Process, menggunakan RFC 2026 – The Internet Standard Process – Revision 3, dimana didalamnya berisi tentang protokol, prosedur, dan konvensi yang digunakan dari oleh internet. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Request For Comment (RFC)</span></b><b><span style="font-family:Bangkok;"> </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Internet Protocol suite masih dikembangkan dan perkembangannya menggunakan mekanisme Request For Comment (RFC). Protokol baru yang dikembangkan oleh peneliti akan diajukan dalam bentuk Internet Draft (ID). Kemudian akan di evaluasi oleh IAB. Apabila disetujui maka akan lahir RFC dengan seri baru untuk aplikasi atau protokol tersebut, sehingga developer dapat menggunakan standar tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Internet Standard </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Proposal standar, draft standar, dan protokol standar merupakan bagian dari  Internet Standard Track. Setelah proposal diakui maka proposal tersebut akan memiliki nomer, yang disebut standard number (STD). Contoh : Domain Name Systems (DNS) menggunakan STD 13 dan dijelaskan pada RFC 1034 dan 1035, sehingga<span>    </span>dapat dituliskan “STD-13/RFC1034/RFC1035”. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;">Model OSI </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Adalah sebuah badan multinasional yang didirikan tahun 1947 yang bernama International Standards Organization (ISO) sebagai badan yang melahirkan standar-standar standar internasional. ISO ini mengeluarkan juga standar jaringan komunikasi yang mencakup segala aspek yaitu model OSI. OSI adalah  open system yang merupakan himpunan protokol yang memungkinkan terhubungnya 2 sistem yang berbeda yang berasal dari underlying architecture yang berbeda pula. Jadi tujuan OSI ini adalah untuk memfasilitasi bagaimana suatu komunikasi dapat terjalin dari sistem yang bebeda tanpa memerlukan perubahan yang signifikan pada hardware dan software di tingkat underlying. Pada Gambar di bawah ini memperlihatkan lapisan model OSI. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Interaksi Layer pada OSI</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Model OSI disusun atas 7 lapisan; fisik (lapisan 1), data link (lapisan 2), network (lapisan 3), transport (lapisan 4), session (lapisan 5), presentasi (lapisan 6) dan aplikasi (lapisan 7). Pada Gambar 2.2, Anda dapat juga melihat bagaimana setiap lapisan terlibat pada proses pengiriman pesan/message dari  Device A ke  Device B. Terlihat bahwa perjalanan message dari A ke B melewati banyak intermediasi  node. Intermediasi  node ini biasanya hanya melibatkan tiga lapisan pertama model OSI saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Jadi dengan demikian para disainer hardware dan jaringan dapat lebih paham dan flexibel dalam membuat suatu sistem sehingga fungsi setiap mesin dapat ber-interoperasi (interoperbility) satu sama lain. Setiap mesin/komputer hanya dapat memanfaatkan  service lapisan yang terdapat tepat di lapisan bawahnya. Contoh: Lapisan 3 menggunakan service yang disediakan oleh lapisan 2 dan menyediakan service untuk lapisan 4.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Proses bagaimana komputer berinteraksi dengan menggunakan layer pada OSI, mempunyai dua fungsi umum, antara lain : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Symbol;">·</span><span style="font-size:7pt;">         </span><span style="font-family:Bangkok;">Tiap layer memberikan pelayanan pada layer di atasnya sesuai dengan spesifikasi protokolnya </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Symbol;">·</span><span style="font-size:7pt;">         </span><span style="font-family:Bangkok;">Tiap layer mengirimkan informasi komunikasi melalui software dan hardware yang sama antar komputer. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Sebuah data dibuat oleh aplikasi pada host A, contoh seseorang menuliskan email. Pada tiap layer ditambahkan header dan dilanjutkan ke layer berikutnya (langkah 1  Gambar  di atas). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Contoh : pada layer transport menyalurkan data dan header yang ditambahkannya ke layer network, sedangkan pada layer network ditambahkan header alamat tujuannya supaya data bisa sampai pada komputer tujuannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-family:Bangkok;">BAB II</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-family:Bangkok;">INTERNET PROTOCOL</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dalam melakukan pengiriman data protokol IP  memiliki sifat yang dikenal sebagai unreliable, connectionless, datagram delivery servrce. Unreliable atau ketidakhandalan berarti tidak ada jaminan sampainya data di tempat tujuan. Connectionless berarti dalam mengirim paket dari tempat asal ke tujuan, tidak diawali dengan perjanjian (handshake) antara pengirim &amp; penerima. Sedangkan datagram delivery service berarti setiap paket data yang dikirim adalah independen terhadap paket data yang lain. Jalur yang ditempuh antara satu data dengan yang lain bisa berbeda. Sehingga kedatangannya pun bisa tidak terurut seperti urutan pengiriman. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dalam mengirim data, protokol IP memiliki format datagram khusus sebagai berikut : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Version untuk menunjukkan versi protokol yang dipakai, Header Length menunjukkan panjang paket header dalam hitungan 32 bit. Type of Service menunjukkan kualitas layanan, Total Length of datagram menunjukkan total keseluruhan panjang datagram. Identification, Flags &amp; Fragment Offset digunakan untuk fragmentasi paket, TTL menunjukkan jumlah hop maksimal yang dilewati paket IP. Sedangkan Protocol mengandung angka yang mengidentifikasikan protokol layer atasnya. Header Checksum untuk mengecek kebenaran isi header datagram. Source &amp; destination IP Address merupakan alamat pengirim dan penerima datagram. Untuk byte  option dapat berisi Strict Source Route, yaitu daftar lengkap alamat IP dari router yang harus dilalui untuk sampai ke tujuan, dan Loose Source Route. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">IP adalah standard protokol dengan nomer STD 5. Standar ini juga termasuk untuk ICMP, dan IGMP. Spesifikasi untuk IP dapat dilihat di RFC 791, 950, 919, dan 992 dengan update pada RFC 2474. IP juga termasuk dalam protokol internetworking. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span><b><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;">Pengalamatan IP </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP merupakan representasi dari 32 bit bilangan unsigned biner. Ditampilkan dalam bentuk desimal dengan titik. Contoh 10.252.102.23 merupakan contoh valid dari IP.  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Identifikasi Universal </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Suatu sistem komunikasi dikatakan mampu menyediakan layanan komunikasi universal jika di dalam sistem tersebut setiap host dapat berkomunikasi dengan seluruh host yang ada dalam sistem tersebut. Untuk dapat berkomunikasi diperlukan suatu metode global pengenalan host yang dapat diterapkan disemua host yang ada. Seringkali metode identifikasi host menggunakan  <i>name, addresses</i> atau  <i>routes</i>. Dimana  name mengidentifikasikan apa nama objek tersebut,  <i>addresses</i> mengidentifikasikan dimana objek tersebut berada dan  <i>routes</i> mengidentifikasikan bagaimana untuk bisa sampai di objek tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Alamat IP (IP Address) </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Pengalamatan IP dapat di lihat di RFC 1166 – Internet Number. Untuk mengidentifikasi suatu host pada internet, maka tiap host diberi IP address, atau internet address. Apabila host tersebut tersambung dengan lebih dari 1 jaringan maka disebut multi-homed dimana memiliki 1 IP address untuk masing-masing interface. IP Address terdiri dari : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;color:#333399;">IP Address = &lt;nomer network&gt;&lt;nomer host&gt;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Nomer network diatur oleh suatu badan yaitu Regional Internet Registries (RIR), yaitu : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Symbol;">·</span><span style="font-size:7pt;">         </span><span style="font-family:Bangkok;">American Registry for Internet Number (ARIN), bertanggung jawab untuk daerah Amerika Utara, Amerika Selatan, Karibia, dan bagian sahara dari Afrika </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Symbol;">·</span><span style="font-size:7pt;">         </span><span style="font-family:Bangkok;">Reseaux IP Europeens (RIPE), bertanggung jawab untuk daerah Eropa, Timur Tengah dan bagian Afrika </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><span style="font-family:Symbol;">·</span><span style="font-size:7pt;">         </span><span style="font-family:Bangkok;">Asia</span><span style="font-family:Bangkok;"> Pasific Network Information Center (APNIC), bertanggung jawab untuk daerah Asia Pasific</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Format Alamat IP </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Bentuk Biner </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP merupakan bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda pemisah berupa tanda titik setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktet. Bentuk alamat IP adalah sebagai berikut : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;color:#333399;">xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">setiap symbol “x” dapat digantikan oleh angka 0 dan 1, misalnya sebagai berikut : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-family:Bangkok;color:#333399;">11100011.00111001.11110001.00000001</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Bentuk Dotted Desimal </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Notasi alamat IP dengan bilangan biner seperti di atas tidaklah mudah dibaca. Untuk membuatnya lebih mudah dibaca &amp; ditulis, alamat IP sering ditulis sebagai 4 bilangan desimal yang masing-masing dipisahkan oleh sebuah titik. Format penulisan seperti ini disebut “dotted-decimal notation” (notasi desimal bertitik). Setiap bilangan desimal tersebut merupakan nilai dari satu oktet (delapan bit) alamat IP. Gambar berikut memperlihatkan bagaimana sebuah alamat IP yang ditulis dengan notasi </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">IP address merupakan 32 bit bilangan biner dimana bisa dituliskan dengan bilangan desimal dengan dibagi menjadi 4 kolom dan dipisahkan dengan titik.  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Bilangan biner dari IP address 128.2.7.9 adalah : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;color:#333399;">10000000 00000010 00000111 00001001</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Penggunaan IP address adalah unik, artinya tidak diperbolehkan menggunakan IP address yang sama dalam satu jaringan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Pembagian Kelas Alamat IP secara umum (Class-based IP address</span></b><span style="font-family:Bangkok;">) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Setiap host yang terhubung di jaringan internet memiliki alamat internet unik sebanyak 32 bit yang digunakan untuk berkomunikasi dengan semua host.Setiap alamat yang ada terdiri dari sepasang netid &amp; hostid. Netid </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">mengidentifikasikan jaringan yang dipakai dan hostid mengidentifikasikan host yang terhubung ke jaringan tersebut. Ada beberapa macam alamat berdasarkan kelas yang ada.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Ada</span><span style="font-family:Bangkok;"> 5 kelas pembagian IP address yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Keterangan : </span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Kelas A :</span></b><span style="font-family:Bangkok;"> Menggunakan 7 bit alamat network dan 24 bit untuk alamat host. Dengan ini memungkinkan adanya 27-2 (126) jaringan dengan 224-2 (16777214) host, atau lebih dari 2 juta alamat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Bangkok;">Format                       : 0nnnnnnn hhhhhhhh hhhhhhhh hhhhhhhh </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Identifikasi                 : bit pertama 0 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Panjang NetID         : 8 bit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Panjang HostID       : 24 bit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Byte pertama            : 0 – 127 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Jumlah jaringan      : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Range IP                   : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Jumlah IP      : 16.777.214 alamat IP pada setiap kelas A </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Kelas B:</span></b><span style="font-family:Bangkok;"> Menggunakan 14 bit alamat network dan 16 bit untuk alamat host. Dengan ini memungkinkan adanya 214-2 (16382) jaringan dengan 216-2 (65534) host, atau sekitar 1 juta alamat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Format                       : 0nnnnnnn nnnnnnnn hhhhhhhh hhhhhhhh </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Identifikasi                 : 2 bit pertama 10 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Panjang NetID         : 16 bit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Panjang HostID       : 16 bit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Byte pertama            : 128 – 191 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Jumlah jaringan      : 16.384 kelas B </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Range IP                   : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Jumlah IP      : 65.532 alamat IP pada setiap kelas B </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Kelas C: </span></b><span style="font-family:Bangkok;">Menggunakan 21 bit alamat network dan 8 bit untuk alamat host. Dengan ini memungkin adanya 221-2 (2097150) jaringan dengan 28-2 (254) host, atau sekitar setengah juta alamat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Format                       : 0nnnnnnn nnnnnnnn nnnnnnnn hhhhhhhh </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Identifikasi                 : 3 bit pertama bernilai 110 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Panjang NetID         : 24 bit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Panjang HostID       : 8 bit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Byte pertama            : 192 – 223 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Jumlah jaringan      : 2.097.152 kelas C </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Range IP                   : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Jumlah IP      : 254 alamat IP pada setiap kelas<span>  </span>C</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Kelas D: </span></b><span style="font-family:Bangkok;">Alamat ini digunakan untuk multicast<b>  </b></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:144pt;text-align:justify;text-indent:-108pt;"><span style="font-family:Bangkok;">Format                       : 1110mmmm mmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmm </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Identifikasi                 :  4 bit pertama bernilai 1110 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Bit multicast              : 28 bit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">            Byte Inisial                : 224 &#8211; 247 bit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:135pt;text-align:justify;text-indent:-99pt;"><span style="font-family:Bangkok;">Deskripsi                   : Kelas D adalah ruang alamat multicast (RFC 1112) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Kelas E: </span></b><span style="font-family:Bangkok;">Digunakan untuk selanjutnya<b>.</b></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Bangkok;">Format                       : 1111rrrr rrrrrrrr rrrrrrrr rrrrrrrr </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Bangkok;">Identifikasi                 : 4 bit pertama 1111 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Bangkok;">Bit cadangan            : 28 bit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Bangkok;">Byte inisial                : 248 –255 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:144pt;text-align:justify;text-indent:-108pt;"><span style="font-family:Bangkok;">Deskripsi                   :Kelas  E  adalah  ruang  alamat  yang dicadangkan untuk keperluaan eksperimental </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dari macam-macam bentuk alamat IP, setiap kelas dapat diidentifikasi dari 3 bit tertinggi dengan dua bit menjadi pembeda tiga kelas utama. Kelas A digunakan untuk jaringan besar dengan 216 host terhubung kepadanya. Untuk kelas A, 7 bit untuk netid dan 24 bit untuk hostid. Kelas B untuk jaringan berukuran sedang, dengan daya tampung antara 28 sampai 216 host. Kelas B mengalokasikan 14 bit untuk netid &amp; 16 bit untuk hosted. Kelas C mampu menghubungkan  kurang dari 28 host dengan mengalokasikan 21bit untuk netid dan hanya 8 bit untuk hostID.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> Alamat IP versi 4</p>
<p style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP versi 4</span></b><span style="font-family:Bangkok;"> (sering disebut dengan <b>Alamat IPv4</b>) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_internet" title="Protokol internet"><span style="color:windowtext;">protokol IP versi 4</span></a>. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 4 adalah <b>192.168.0.3</b>.</span></p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Representasi Alamat</span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP versi 4 umumnya diekspresikan dalam notasi desimal bertitik (<i>dotted-decimal notation</i>), yang dibagi ke dalam empat buah <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oktet&amp;action=edit" title="Oktet"><span style="color:windowtext;">oktet</span></a> berukuran <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=8-bit&amp;action=edit" title="8-bit"><span style="color:windowtext;">8-bit</span></a>. Dalam beberapa buku referensi, format bentuknya adalah <b>w.x.y.z</b>. Karena setiap oktet berukuran 8-bit, maka nilainya berkisar antara <b>0</b> hingga <b>255</b> (meskipun begitu, terdapat beberapa pengecualian nilai).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP yang dimiliki oleh sebuah <i>host</i> dapat dibagi dengan menggunakan subnet mask jaringan ke dalam dua buah bagian, yakni:</span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;">Network Identifier</span></i><span style="font-family:Bangkok;">/NetID atau <i>Network Address</i> (alamat      jaringan) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat jaringan      di mana host berada. Dalam banyak kasus, sebuah alamat <i>network      identifier</i> adalah sama dengan segmen jaringan fisik dengan batasan      yang dibuat dan didefinisikan oleh <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Router" title="Router"><span style="color:windowtext;">router</span></a></i> IP. Meskipun demikian, ada      beberapa kasus di mana beberapa jaringan logis terdapat di dalam sebuah      segmen jaringan fisik yang sama dengan menggunakan sebuah praktek yang      disebut sebagai <b><i>multinetting</i></b>. Semua sistem di dalam sebuah      jaringan fisik yang sama harus memiliki alamat <i>network identifier</i> yang      sama. <i>Network identifier</i> juga harus bersifat unik dalam sebuah <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internetwork" title="Internetwork"><span style="color:windowtext;">internetwork</span></a></i>. Jika semua node di      dalam jaringan logis yang sama tidak dikonfigurasikan dengan menggunakan      network identifier yang sama, maka terjadilah masalah yang disebut dengan <i>routing      error</i>. Alamat <i>network identifier</i> tidak boleh bernilai 0 atau      255. </span></li>
</ul>
<ul>
<li class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;">Host Identifier</span></i><span style="font-family:Bangkok;">/HostID atau <i>Host address</i> (alamat host)      yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat host (dapat berupa      workstation, server atau sistem lainnya yang berbasis teknologi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/TCP/IP" title="TCP/IP"><span style="color:windowtext;">TCP/IP</span></a>) di dalam jaringan. Nilai <i>host      identifier</i> tidak boleh bernilai 0 atau 255 dan harus bersifat unik di      dalam <i>network identifier</i>/segmen jaringan di mana ia berada. </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> <span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Jenis-jenis alamat</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut:</span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><b><span style="font-family:Bangkok;">Alamat Unicast</span></b><span style="font-family:Bangkok;">, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk      sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah <i>internetwork</i>      IP. Alamat <i>unicast</i> digunakan dalam komunikasi <i>point-to-point</i>      atau <i>one-to-one</i>. </span></li>
<li class="MsoNormal"><b><span style="font-family:Bangkok;">Alamat Broadcast</span></b><span style="font-family:Bangkok;">, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar      diproses oleh setiap <i>node</i> IP dalam segmen jaringan yang sama.      Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi <i>one-to-everyone</i>. </span></li>
<li class="MsoNormal"><b>Alamat      Multicast</b>, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu      atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat      multicast digunakan dalam komunikasi <i>one-to-many</i>.</li>
</ul>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Kelas-kelas alamat</span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dalam <a href="http://tools.ietf.org/html/rfc791" title="http://tools.ietf.org/html/rfc791">RFC 791</a>, alamat IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas, dilihat dari oktet pertamanya, seperti terlihat pada tabel. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya adalah bit-bit awal/<i>high-order bit</i>), tapi untuk lebih mudah mengingatnya, akan lebih cepat diingat dengan menggunakan representasi desimal.</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Kelas Alamat IP</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Oktet pertama<br />
(<a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Desimal&amp;action=edit" title="Desimal">desimal</a>)</span></b></td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Oktet pertama<br />
(<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biner" title="Biner">biner</a>)</span></b></td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Digunakan oleh</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas A</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">1–126</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">0xxx xxxx</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>unicast</i>   untuk <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer" title="Jaringan komputer">jaringan</a> skala besar</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas B</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">128–191</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">1xxx xxxx</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>unicast</i>   untuk <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer" title="Jaringan komputer">jaringan</a> skala menengah hingga skala besar</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas C</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">192–223</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">110x xxxx</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>unicast</i>   untuk jaringan skala kecil</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas D</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">224–239</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">1110 xxxx</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>multicast</i>   (bukan alamat <i>unicast</i>)</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas E</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">240–255</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">1111 xxxx</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Direservasikan;umumnya   digunakan sebagai alamat percobaan (eksperimen); (bukan alamat unicast)</span></p>
</td>
</tr>
</table>
<h3><a title="Kelas_A" name="Kelas_A"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas A</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat-alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai <b>0</b> (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah <i>network identifier</i>. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan <i>host identifier</i>. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Interprocess_Communication" title="Interprocess Communication">Interprocess Communication</a> (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan.</span></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<h3><a title="Kelas_B" name="Kelas_B"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas B</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat-alamat kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biner" title="Biner">biner</a> <b>10</b>. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama), akan membuat sebuah <i>network identifier</i>. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan <i>host identifier</i>. Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya.</span></p>
<h3><a title="Kelas_C" name="Kelas_C"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas C</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner <b>110</b>. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah <i>network identifier</i>. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan <i>host identifier</i>. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya.</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas D</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat <i>IP multicast</i>, sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat <i>bit</i> pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner <b>1110</b>. 28 <i>bit</i> sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas mengenal alamat ini, lihat pada bagian <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Alamat_Multicast" title="Alamat IP versi 4">Alamat <i>Multicast</i> IPv4</a>.</span></p>
<h3><a title="Kelas_E" name="Kelas_E"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas E</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat &#8220;eksperimental&#8221; atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biner" title="Biner">biner</a> <b>1111</b>. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Kelas Alamat</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Nilai oktet pertama</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Bagian untuk <i>Network   Identifier</i></span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Bagian untuk <i>Host   Identifier</i></span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Jumlah jaringan   maksimum</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Jumlah <i>host</i>   dalam satu jaringan maksimum</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas A</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">1–126</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">W</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">X.Y.Z</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">126</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">16,777,214</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas B</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">128–191</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">W.X</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Y.Z</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">16,384</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">65,534</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas C</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">192–223</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">W.X.Y</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Z</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">2,097,152</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">254</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas D</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">224-239</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Multicast IP Address</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Multicast IP Address</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Multicast IP Address</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Multicast IP Address</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Kelas E</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">240-255</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dicadangkan; eksperimen</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dicadangkan; eksperimen</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dicadangkan; eksperimen</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dicadangkan; eksperimen</span></p>
</td>
</tr>
</table>
<p style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Catatan</span></b><span style="font-family:Bangkok;">: Penggunaan kelas alamat IP sekarang tidak relevan lagi, mengingat sekarang alamat IP sudah tidak menggunakan kelas alamat lagi. Pengemban otoritas Internet telah melihat dengan jelas bahwa alamat yang dibagi ke dalam kelas-kelas seperti di atas sudah tidak mencukupi kebutuhan yang ada saat ini, di saat penggunaan Internet yang semakin meluas. Alamat IPv6 yang baru sekarang tidak menggunakan kelas-kelas seperti alamat IPv4. Alamat yang dibuat tanpa mempedulikan kelas disebut juga dengan <b><i>classless address</i></b>.</span></p>
<h2><a title="Alamat_Unicast" name="Alamat_Unicast"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Alamat <i>Unicast</i></span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Setiap antarmuka jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP harus diidentifikasikan dengan menggunakan sebuah alamat logis yang unik, yang disebut dengan alamat unicast (<i>unicast address</i>). Alamat unicast disebut sebagai alamat logis karena alamat ini merupakan alamat yang diterapkan pada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DARPA_Reference_Model" title="DARPA Reference Model">lapisan jaringan dalam DARPA Reference Model</a> dan tidak memiliki relasi yang langsung dengan alamat yang digunakan pada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DARPA_Reference_Model" title="DARPA Reference Model">lapisan antarmuka jaringan dalam DARPA Reference Model</a>. Sebagai contoh, alamat <i>unicast</i> dapat ditetapkan ke sebuah <i>host</i> dengan antarmuka jaringan dengan teknologi <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ethernet%2C&amp;action=edit" title="Ethernet,">Ethernet,</a> yang memiliki alamat MAC sepanjang 48-bit.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>unicast</i> inilah yang harus digunakan oleh semua <i>host</i> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/TCP/IP" title="TCP/IP">TCP/IP</a> agar dapat saling terhubung. Komponen alamat ini terbagi menjadi dua jenis, yakni alamat host (<i>host identifier</i>) dan alamat jaringan (<i>network identifier</i>).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>unicast</i> menggunakan kelas A, B, dan C dari kelas-kelas alamat IP yang telah disebutkan sebelumnya, sehingga ruang alamatnya adalah dari 1.x.y.z hingga 223.x.y.z. Sebuah alamat unicast dibedakan dengan alamat lainnya dengan mengunakan skema <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Subnet_mask" title="Subnet mask">subnet mask</a></i>.</span></p>
<h2><a title="Jenis_jenis_alamat_unicast" name="Jenis_jenis_alamat_unicast"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Jenis-jenis alamat <i>unicast</i></span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Jika ada sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intranet" title="Intranet">intranet</a> tidak yang terkoneksi ke <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet">Internet</a>, semua alamat IP dalam ruangan kelas alamat unicast dapat digunakan. Jika koneksi dilakukan secara langsung (dengan menggunakan teknik <i>routing</i>) atau secara tidak langsung (dengan menggunakan <i>proxy server</i>), maka ada dua jenis alamat yang dapat digunakan di dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet">Internet</a>, yaitu <b>public address</b> (alamat publik) dan <b>private address</b> (alamat pribadi).</span></p>
<h3><a title="Alamat_publik" name="Alamat_publik"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:12pt;font-family:Bangkok;">Alamat publik</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">alamat publik adalah alamat-alamat yang telah ditetapkan oleh <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=InterNIC&amp;action=edit" title="InterNIC">InterNIC</a> dan berisi beberapa buah <i>network identifier</i> yang telah dijamin unik (artinya, tidak ada dua host yang menggunakan alamat yang sama) jika intranet tersebut telah terhubung ke Internet.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Ketika beberapa alamat publik telah ditetapkan, maka beberapa rute dapat diprogram ke dalam sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Router" title="Router">router</a> sehingga lalu lintas data yang menuju alamat publik tersebut dapat mencapai lokasinya. Di internet, lalu lintas ke sebuah alamat publik tujuan dapat dicapai, selama masih terkoneksi dengan internet.</span></p>
<h4><a title="Alamat_ilegal" name="Alamat_ilegal"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat ilegal</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intranet" title="Intranet"><span style="font-family:Bangkok;">Intranet-intranet</span></a> pribadi yang tidak memiliki kemauan untuk mengoneksikan intranetnya ke internet dapat memilih alamat apapun yang mereka mau, meskipun menggunakan alamat publik yang telah ditetapkan oleh <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=InterNIC&amp;action=edit" title="InterNIC"><span style="font-family:Bangkok;">InterNIC</span></a>. Jika sebuah organisasi selanjutnya memutuskan untuk menghubungkan intranetnya ke <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet"><span style="font-family:Bangkok;">internet</span></a>, skema alamat yang digunakannya mungkin dapat mengandung alamat-alamat yang mungkin telah ditetapkan oleh <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=InterNIC&amp;action=edit" title="InterNIC"><span style="font-family:Bangkok;">InterNIC</span></a> atau organisasi lainnya. Alamat-alamat tersebut dapat menjadi konflik antara satu dan lainnya, sehingga disebut juga dengan <b>illegal address</b>, yang tidak dapat dihubungi oleh host lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Setelah aplikasi memuat data, software dan hardware pada komputer menambahkan header dan trailernya. Pada layer fisik dapat menggunakan medianya untuk mengirimkan sinyal untuk transmisi (langkah 2 Gambar  di atas). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Disisi penerima (langkah 3 Gambar  di atas), Host B mulai mengatur interaksi antar layer pada host B. Panah keatas (langkah 4 Gambar  2.16) menunjukkan proses pemecahan header dan trailer sehingga pada akhirnya data dapat diterima oleh pengguna di host B. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Apabila komunikasi yang terjadi antar 2 komputer masih harus melewati suatu media tertentu, semisal router. Maka bentuk dari interaksi OSI layer dapat dilihat seperti Gambar  di bawah ini.</span></p>
<h3><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat Privat</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Setiap node IP membutuhkan sebuah alamat IP yang secara global unik terhadap <i>internetwork</i> IP. Pada kasus internet, setiap <i>node</i> di dalam sebuah jaringan yang terhubung ke <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet">internet</a> akan membutuhkan sebuah alamat yang unik secara global terhadap internet. Karena perkembangan internet yang sangat amat pesat, organisasi-organisasi yang menghubungkan <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intranet" title="Intranet">intranet</a></i> miliknya ke internet membutuhkan sebuah alamat publik untuk setiap <i>node</i> di dalam <i>intranet</i> miliknya tersebut. Tentu saja, hal ini akan membutuhkan sebuah alamat publik yang unik secara global.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Ketika menganalisis kebutuhan pengalamatan yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi, para desainer internet memiliki pemikiran yaitu bagi kebanyakan organisasi, kebanyakan host di dalam intranet organisasi tersebut tidak harus terhubung secara langsung ke internet. Host-host yang membutuhkan sekumpulan layanan internet, seperti halnya akses terhadap <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Web" title="Web">web</a></i> atau <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/E-mail" title="E-mail">e-mail</a></i>, biasanya mengakses layanan internet tersebut melalui <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gateway" title="Gateway">gateway</a> yang berjalan di atas lapisan aplikasi seperti <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Proxy_server" title="Proxy server">proxy server</a></i> atau <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=E-mail_server&amp;action=edit" title="E-mail server">e-mail server</a>. Hasilnya, kebanyakan organisasi hanya membutuhkan alamat publik dalam jumlah sedikit saja yang nantinya digunakan oleh <i>node-node</i> tersebut (hanya untuk <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Proxy_server" title="Proxy server">proxy</a></i>, <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Router" title="Router">router</a></i>, <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Firewall" title="Firewall">firewall</a></i>, atau <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Network_Address_Translation" title="Network Address Translation">translator alamat jaringan</a></i>) yang terhubung secara langsung ke <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet">internet</a>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Untuk <i>host-host</i> di dalam sebuah organisasi yang tidak membutuhkan akses langsung ke internet, alamat-alamat IP yang bukan duplikat dari alamat publik yang telah ditetapkan mutlak dibutuhkan. Untuk mengatasi masalah pengalamatan ini, para desainer internet mereservasikan sebagian ruangan alamat IP dan menyebut bagian tersebut sebagai ruangan alamat pribadi. Sebuah alamat IP yang berada di dalam ruangan alamat pribadi tidak akan digunakan sebagai sebuah alamat publik. Alamat IP yang berada di dalam ruangan alamat pribadi dikenal juga dengan <b>alamat pribadi</b> atau <i>Private Address</i>. Karena di antara ruangan alamat publik dan ruangan alamat pribadi tidak saling melakukan <i>overlapping</i>, maka alamat pribadi tidak akan menduplikasi alamat publik, dan tidak pula sebaliknya. Sebuah jaringan yang menggunakan alamat IP privat disebut juga dengan <b>jaringan privat</b> atau <i>private network</i>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Ruangan alamat pribadi yang ditentukan di dalam <a href="http://tools.ietf.org/html/rfc1918" title="http://tools.ietf.org/html/rfc1918">RFC 1918</a> didefinisikan di dalam tiga blok alamat berikut:</span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">10.0.0.0/8 </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">172.16.0.0/12 </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">192.168.0.0/16 </span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Sementara itu ada juga sebuah ruang alamat yang digunakan untuk alamat IP privat dalam beberapa sistem operasi:</span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">169.254.0.0/16 </span></li>
</ul>
<h4><a title="BM10_0_0_0_2F8" name="BM10_0_0_0_2F8"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">10.0.0.0/8</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Jaringan pribadi (<i>private network</i>) <b>10.0.0.0/8</b> merupakan sebuah <i>network identifier</i> kelas A yang mengizinkan alamat IP yang valid dari <b>10.0.0.1</b> hingga <b>10.255.255.254</b>. Jaringan pribadi <b>10.0.0.0/8</b> memiliki 24 bit host yang dapat digunakan untuk skema <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Subnet_mask" title="Subnet mask">subnetting</a></i> di dalam sebuah organisasi privat.</span></p>
<h4><a title="BM172_16_0_0_2F12" name="BM172_16_0_0_2F12"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">172.16.0.0/12</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Jaringan pribadi <b>172.16.0.0/12</b> dapat diinterpretasikan sebagai sebuah block dari 16 network identifier kelas B atau sebagai sebuah ruangan alamat yang memiliki 20 bit yang dapat ditetapkan sebagai <i>host identifier</i>, yang dapat digunakan dengan menggunakan skema <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Subnet_mask" title="Subnet mask">subnetting</a></i> di dalam sebuah organisasi privat. Alamat jaringan privat <b>17.16.0.0/12</b> mengizinkan alamat-alamat IP yang valid dari <b>172.16.0.1</b> hingga <b>172.31.255.254</b>.</span></p>
<h4><a title="BM192_168_0_0_2F16" name="BM192_168_0_0_2F16"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">192.168.0.0/16</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Jaringan pribadi <b>192.168.0.0/16</b> dapat diinterpretasikan sebagai sebuah block dari 256 network identifier kelas C atau sebagai sebuah ruangan alamat yang memiliki 16 bit yang dapat ditetapkan sebagai host identifier yang dapat digunakan dengan menggunakan skema <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Subnet_mask" title="Subnet mask">subnetting</a> apapun di dalam sebuah organisasi privat. Alamat jaringan privat <b>192.168.0.0/16</b> dapat mendukung alamat-alamat IP yang valid dari <b>192.168.0.1</b> hingga <b>192.168.255.254</b>.</span></p>
<h4><a title="BM169_254_0_0_2F16" name="BM169_254_0_0_2F16"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">169.254.0.0/16</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat jaringan ini dapat digunakan sebagai alamat privat karena memang <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/IANA" title="IANA">IANA</a> mengalokasikan untuk tidak menggunakannya. Alamat IP yang mungkin dalam ruang alamat ini adalah <b>169.254.0.1</b> hingga <b>169.254.255.254</b>, dengan alamat subnet mask <b>255.255.0.0</b>. Alamat ini digunakan sebagai alamat IP privat otomatis (dalam Windows, disebut dengan <i>Automatic Private Internet Protocol Addressing</i> (APIPA)).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Hasil dari penggunaan alamat-alamat privat ini oleh banyak organisasi adalah menghindari kehabisan dari alamat publik, mengingat pertumbuhan internet yang sangat pesat.</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Ruang alamat</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Dari alamat</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Sampai alamat</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Keterangan</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">010.000.000.000/8</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">010.000.000.001</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">010.255.255.254</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Ruang alamat privat   yang sangat besar (mereservaskan kelas A untuk digunakan)</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">172.016.000.000/12</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">172.016.000.001</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">172.031.255.254</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Ruang alamat privat   yang besar (digunakan untuk jaringan menengah hingga besar)</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">192.168.000.000/16</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">192.168.000.001</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">192.168.255.254</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Ruang alamat privat   yang cukup besar (digunakan untuk jaringan kecil hingga besar)</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">169.254.000.000/16</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">169.254.000.001</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">169.254.255.254</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Digunakan oleh fitur <i>Automatic   Private Internet Protocol Addressing</i> (APIPA) dalam beberapa <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi" title="Sistem operasi"><span style="color:windowtext;">sistem operasi</span></a>.</span></p>
</td>
</tr>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Karena alamat-alamat IP di dalam ruangan alamat pribadi tidak akan ditetapkan oleh <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=InterNIC&amp;action=edit" title="InterNIC"><span style="color:windowtext;">Internet Network Information Center (InterNIC)</span></a> (atau badan lainnya yang memiliki otoritas) sebagai alamat publik, maka tidak akan pernah ada rute yang menuju ke alamat-alamat pribadi tersebut di dalam router internet. Kompensasinya, alamat pribadi tidak dapat dijangkau dari internet. Oleh karena itu, semua lalu lintas dari sebuah host yang menggunakan sebuah alamat pribadi harus mengirim request tersebut ke sebuah <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gateway" title="Gateway"><span style="color:windowtext;">gateway</span></a></i> (seperti halnya <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Proxy_server" title="Proxy server"><span style="color:windowtext;">proxy server</span></a></i>), yang memiliki sebuah alamat publik yang valid, atau memiliki alamat pribadi yang telah ditranslasikan ke dalam sebuah alamat IP publik yang valid dengan menggunakan <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Network_Address_Translation" title="Network Address Translation"><span style="color:windowtext;">Network Address Translator</span></a></i> (NAT) sebelum dikirimkan ke <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet"><span style="color:windowtext;">Internet</span></a>.</span></p>
<h2><a title="Alamat_Multicast" name="Alamat_Multicast"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Alamat <i>Multicast</i></span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP Multicast (<i>Multicast IP Address</i>) adalah alamat yang digunakan untuk menyampaikan satu paket kepada banyak penerima. Dalam sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intranet" title="Intranet"><span style="color:windowtext;">intranet</span></a> yang memiliki alamat multicast IPv4, sebuah paket yang ditujukan ke sebuah alamat <i>multicast</i> akan diteruskan oleh <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Router" title="Router"><span style="color:windowtext;">router</span></a> ke subjaringan di mana terdapat host-host yang sedang berada dalam kondisi &#8220;<i>listening</i>&#8221; terhadap lalu lintas jaringan yang dikirimkan ke alamat <i>multicast</i> tersebut. Dengan cara ini, alamat multicast pun menjadi cara yang efisien untuk mengirimkan paket data dari satu sumber ke beberapa tujuan untuk beberapa jenis komunikasi. Alamat multicast didefinisikan dalam <a href="http://tools.ietf.org/html/rfc1112" title="http://tools.ietf.org/html/rfc1112"><span style="color:windowtext;">RFC 1112</span></a>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat-alamat multicast IPv4 didefinisikan dalam ruang alamat <b>kelas D</b>, yakni <b>224.0.0.0/4</b>, yang berkisar dari 224.0.0.0 hingga 239.255.255.255. Prefiks alamat 224.0.0.0/24 (dari alamat 224.0.0.0 hingga 224.0.0.255) tidak dapat digunakan karena dicadangkan untuk digunakan oleh lalu lintas multicast dalam subnet lokal.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Daftar alamat <i>multicast</i> yang ditetapkan oleh IANA dapat dilihat pada <a href="http://www.iana.org/assignments/multicast-addresses" title="http://www.iana.org/assignments/multicast-addresses"><span style="color:windowtext;">situs IANA</span></a>.</span></p>
<h2><a title="Alamat_Broadcast" name="Alamat_Broadcast"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Alamat <i>Broadcast</i></span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>broadcast</i> untuk IP versi 4 digunakan untuk menyampaikan paket-paket data &#8220;satu-untuk-semua&#8221;. Jika sebuah <i>host</i> pengirim yang hendak mengirimkan paket data dengan tujuan alamat <i>broadcast</i>, maka semua <i>node</i> yang terdapat di dalam segmen jaringan tersebut akan menerima paket tersebut dan memprosesnya. Berbeda dengan alamat <i>IP unicast</i> atau alamat <i>IP multicast</i>, alamat <i>IP broadcast</i> hanya dapat digunakan sebagai alamat tujuan saja, sehingga tidak dapat digunakan sebagai alamat sumber.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Ada</span><span style="font-family:Bangkok;"> empat buah jenis alamat IP broadcast, yakni <i>network broadcast</i>, <i>subnet broadcast</i>, <i>all-subnets-directed broadcast</i>, dan <i>Limited Broadcast</i>. Untuk setiap jenis alamat <i>broadcast</i> tersebut, paket IP <i>broadcast</i> akan dialamatkan kepada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DARPA_Reference_Model" title="DARPA Reference Model"><span style="color:windowtext;">lapisan antarmuka jaringan</span></a> dengan menggunakan alamat <i>broadcast</i> yang dimiliki oleh teknologi antarmuka jaringan yang digunakan. Sebagai contoh, untuk jaringan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ethernet" title="Ethernet"><span style="color:windowtext;">Ethernet</span></a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Token_Ring" title="Token Ring"><span style="color:windowtext;">Token Ring</span></a>, semua paket <i>broadcast</i> IP akan dikirimkan ke alamat <i>broadcast</i> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ethernet" title="Ethernet"><span style="color:windowtext;">Ethernet</span></a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Token_Ring" title="Token Ring"><span style="color:windowtext;">Token Ring</span></a>, yakni 0xFF-FF-FF-FF-FF-FF.</span></p>
<h3><a title="Network_Broadcast" name="Network_Broadcast"></a><span class="mw-headline"><i><span style="font-family:Bangkok;">Network Broadcast</span></i></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>network broadcast</i> IPv4 adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua <i>bit</i> <i>host</i> menjadi 1 dalam sebuah alamat yang menggunakan kelas (<i>classful</i>). Contohnya adalah, dalam NetID 131.107.0.0/16, alamat <i>broadcast</i>-nya adalah 131.107.255.255. Alamat <i>network broadcast</i> digunakan untuk mengirimkan sebuah paket untuk semua <i>host</i> yang terdapat di dalam sebuah jaringan yang berbasis kelas. <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Router" title="Router"><span style="color:windowtext;">Router</span></a></i> tidak dapat meneruskan paket-paket yang ditujukan dengan alamat <i>network broadcast</i>.</span></p>
<h3><a title="Subnet_broadcast" name="Subnet_broadcast"></a><span class="mw-headline"><i><span style="font-family:Bangkok;">Subnet broadcast</span></i></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>subnet broadcast</i> adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua <i>bit</i> host menjadi 1 dalam sebuah alamat yang tidak menggunakan kelas (<i>classless</i>). Sebagai contoh, dalam NetID 131.107.26.0/24, alamat <i>broadcast</i>-nya adalah 131.107.26.255. Alamat <i>subnet broadcast</i> digunakan untuk mengirimkan paket ke semua <i>host</i> dalam sebuah jaringan yang telah dibagi dengan cara <i>subnetting</i>, atau <i>supernetting</i>. Router tidak dapat meneruskan paket-paket yang ditujukan dengan alamat <i>subnet broadcast</i>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>subnet broadcast</i> tidak terdapat di dalam sebuah jaringan yang menggunakan kelas alamat IP, sementara itu, alamat <i>network broadcast</i> tidak terdapat di dalam sebuah jaringan yang tidak menggunakan kelas alamat IP.</span></p>
<h3><a title="All_subnets_directed_broadcast" name="All_subnets_directed_broadcast"></a><span class="mw-headline"><i><span style="font-family:Bangkok;">All-subnets-directed broadcast</span></i></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP ini adalah alamat broadcast yang dibentuk dengan mengeset semua bit-bit <i>network identifier</i> yang asli yang berbasis kelas menjadi 1 untuk sebuah jaringan dengan alamat tak berkelas (classless). Sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paket_jaringan" title="Paket jaringan"><span style="color:windowtext;">paket jaringan</span></a> yang dialamatkan ke alamat ini akan disampaikan ke semua <i>host</i> dalam semua <i>subnet</i> yang dibentuk dari <i>network identifer</i> yang berbasis kelas yang asli. Contoh untuk alamat ini adalah untuk sebuah <i>network identifier</i> <b>131.107.26.0/24</b>, alamat <i>all-subnets-directed broadcast</i> untuknya adalah <b>131.107.255.255</b>. Dengan kata lain, alamat ini adalah alamat jaringan <i>broadcast</i> dari <i>network identifier</i> alamat berbasis kelas yang asli. Dalam contoh di atas, alamat 131.107.26.0/24 yang merupakan alamat kelas B, yang secara default memiliki <i>network identifer</i> <b>16</b>, maka alamatnya adalah 131.107.255.255.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Semua host dari sebuah jaringan dengan alamat tidak berkelas akan menengarkan dan memproses paket-paket yang dialamatkan ke alamat ini. <a href="http://tools.ietf.org/html/rfc922" title="http://tools.ietf.org/html/rfc922"><span style="color:windowtext;">RFC 922</span></a> mengharuskan router IP untuk meneruskan paket yang di-broadcast ke alamat ini ke semua <i>subnet</i> dalam jaringan berkelas yang asli. Meskipun demikian, hal ini belum banyak diimplementasikan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dengan banyaknya alamat <i>network identifier</i> yang tidak berkelas, maka alamat ini pun tidak relevan lagi dengan perkembangan jaringan. Menurut <a href="http://tools.ietf.org/html/rfc1812" title="http://tools.ietf.org/html/rfc1812"><span style="color:windowtext;">RFC 1812</span></a>, penggunaan alamat jenis ini telah ditinggalkan.</span></p>
<h3><a title="Limited_broadcast" name="Limited_broadcast"></a><span class="mw-headline"><i><span style="font-family:Bangkok;">Limited broadcast</span></i></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat ini adalah alamat yang dibentuk dengan mengeset semua 32 bit alamat IP versi 4 menjadi <b>1</b> (11111111111111111111111111111111 atau 255.255.255.255). Alamat ini digunakan ketika sebuah <i>node</i> IP harus melakukan penyampaian data secara <i>one-to-everyone</i> di dalam sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Local_area_network" title="Local area network"><span style="color:windowtext;">jaringan lokal</span></a> tetapi ia belum mengetahui <i>network identifier</i>-nya. Contoh penggunaanya adalah ketika proses konfigurasi alamat secara otomatis dengan menggunakan <i><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Boot_Protocol&amp;action=edit" title="Boot Protocol"><span style="color:windowtext;">Boot Protocol</span></a></i> (BOOTP) atau <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dynamic_Host_Configuration_Protocol" title="Dynamic Host Configuration Protocol"><span style="color:windowtext;">Dynamic Host Configuration Protocol</span></a></i> (DHCP). Sebagai contoh, dengan DHCP, sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DHCP" title="DHCP"><span style="color:windowtext;">klien DHCP</span></a> harus menggunakan alamat ini untuk semua lalu lintas yang dikirimkan hingga <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DHCP" title="DHCP"><i><span style="color:windowtext;">server</span></i><span style="color:windowtext;"> DHCP</span></a> memberikan sewaan alamat IP kepadanya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Semua <i>host</i>, yang berbasis kelas atau tanpa kelas akan mendengarkan dan memproses paket jaringan yang dialamatkan ke alamat ini. Meskipun kelihatannya dengan menggunakan alamat ini, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paket_jaringan" title="Paket jaringan"><span style="color:windowtext;">paket jaringan</span></a> akan dikirimkan ke semua <i>node</i> di dalam semua jaringan, ternyata hal ini hanya terjadi di dalam jaringan lokal saja, dan tidak akan pernah diteruskan oleh <i>router</i> IP, mengingat paket data dibatasi saja hanya dalam segmen jaringan lokal saja. Karenanya, alamat ini disebut sebagai <b><i>limited broadcast</i></b>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;">Alamat IP versi 6</span></b><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP versi 6</span></b><span style="font-family:Bangkok;"> (sering disebut sebagai <b>alamat IPv6</b>) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/TCP/IP" title="TCP/IP">TCP/IP</a> yang menggunakan <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protokol_IP_versi_6&amp;action=edit" title="Protokol IP versi 6">protokol IP versi 6</a>. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2<sup>128</sup>=3,4 x 10<sup>38</sup> <i>host</i> komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah <b>21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A</b>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Berbeda dengan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IPv4" title="Alamat IPv4">IPv4</a> yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), alamat IPv6 memiliki panjang 128-bit. IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja. IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga 2<sup>128</sup>=3,4 x 10<sup>38</sup> alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat <i>dynamic address</i> dan <i>static address</i>, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan <i>stateful address configuration</i>, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan <i>stateless address configuration</i>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat <i>host</i>, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan <b><i>Format Prefix (FP)</i></b>. Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah <i>Format Prefix</i>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam <a href="http://tools.ietf.org/html/rfc2373" title="http://tools.ietf.org/html/rfc2373">RFC 2373</a>.</span></p>
<h2><a title="Format_Alamat" name="Format_Alamat"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Format Alamat</span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan <i>colon-hexadecimal format</i>, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan <i>dotted-decimal format</i>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Berikut ini adalah contoh alamat IPv6 dalam bentuk bilangan biner:</span></p>
<pre style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">0010000111011010000000001101001100000000000000000010111100111011000000101010101000000000

1111111111111110001010001001110001011010</span></pre>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Untuk menerjemahkannya ke dalam bentuk notasi <i>colon-hexadecimal format</i>, angka-angka biner di atas harus dibagi ke dalam 8 buah blok berukuran 16-bit:</span></p>
<pre style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010

 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010</span></pre>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Lalu, setiap blok berukuran 16-bit tersebut harus dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal dan setiap bilangan heksadesimal tersebut dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dua. Hasil konversinya adalah sebagai berikut:</span></p>
<pre style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A</span></pre>
<h2><a title="Penyederhanaan_bentuk_alamat" name="Penyederhanaan_bentuk_alamat"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Penyederhanaan bentuk alamat</span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat di atas juga dapat disederhanakan lagi dengan membuang angka </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0</span></code><span style="font-family:Bangkok;"> pada awal setiap blok yang berukuran 16-bit di atas, dengan menyisakan satu digit terakhir. Dengan membuang angka </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0</span></code><span style="font-family:Bangkok;">, alamat di atas disederhanakan menjadi:</span></p>
<pre style="text-align:justify;"><code><span style="font-family:Bangkok;">21DA:D3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A</span></code></pre>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Konvensi pengalamatan IPv6 juga mengizinkan penyederhanaan alamat lebih jauh lagi, yakni dengan membuang banyak karakter </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0</span></code><span style="font-family:Bangkok;">, pada sebuah alamat yang banyak angka </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0</span></code><span style="font-family:Bangkok;">-nya. Jika sebuah alamat IPv6 yang direpresentasikan dalam notasi <i>colon-hexadecimal</i> format mengandung beberapa blok 16-bit dengan angka </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0</span></code><span style="font-family:Bangkok;">, maka alamat tersebut dapat disederhanakan dengan menggunakan tanda dua buah titik dua (</span><code><b><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">::</span></b></code><span style="font-family:Bangkok;">). Untuk menghindari kebingungan, penyederhanaan alamat IPv6 dengan cara ini sebaiknya hanya digunakan sekali saja di dalam satu alamat, karena kemungkinan nantinya pengguna tidak dapat menentukan berapa banyak bit </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0</span></code><span style="font-family:Bangkok;"> yang direpresentasikan oleh setiap tanda dua titik dua (</span><code><b><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">::</span></b></code><span style="font-family:Bangkok;">) yang terdapat dalam alamat tersebut. Tabel berikut mengilustrasikan cara penggunaan hal ini.</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Alamat asli</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Alamat asli yang   disederhanakan</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Alamat setelah   dikompres</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FE80:0000:0000:0000:02AA:00FF:FE9A:4CA2</span></code></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FE80:0:0:0:2AA:FF:FE9A:4CA2</span></code></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FE80::2AA:FF:FE9A:4CA2</span></code></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FF02:0000:0000:0000:0000:0000:0000:0002</span></code></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FF02:0:0:0:0:0:0:2</span></code></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FF02::2</span></code></p>
</td>
</tr>
</table>
<p style="text-align:justify;">Untuk menentukan berapa banyak bit bernilai <code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0</span></code> yang dibuang (dan digantikan dengan tanda dua titik dua) dalam sebuah alamat IPv6, dapat dilakukan dengan menghitung berapa banyak blok yang tersedia dalam alamat tersebut, yang kemudian dikurangkan dengan angka 8, dan angka tersebut dikalikan dengan 16. Sebagai contoh, alamat <code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FF02::2</span></code> hanya mengandung dua blok alamat (blok <code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FF02</span></code> dan blok <code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">2</span></code>). Maka, jumlah bit yang dibuang adalah (8-2) x 16 = 96 buah bit.<a title="Format_Prefix" name="Format_Prefix"></a><span class="editsection"></span></p>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Format Prefix</span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Dalam IPv4, sebuah alamat dalam notasi dotted-decimal format dapat direpresentasikan dengan menggunakan angka prefiks yang merujuk kepada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Subnet_mask" title="Subnet mask"><span style="color:windowtext;">subnet mask</span></a>. IPv6 juga memiliki angka prefiks, tapi tidak didugnakan untuk merujuk kepada subnet mask, karena memang IPv6 tidak mendukung subnet mask.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Prefiks adalah sebuah bagian dari alamat IP, di mana bit-bit memiliki nilai-nilai yang tetap atau bit-bit tersebut merupakan bagian dari sebuah rute atau <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Subnet_mask" title="Subnet mask"><i><span style="color:windowtext;">subnet identifier</span></i></a>. Prefiks dalam IPv6 direpesentasikan dengan cara yang sama seperti halnya prefiks alamat IPv4, yaitu <b>[alamat]/[angka panjang prefiks]</b>. Panjang prefiks mementukan jumlah bit terbesar paling kiri yang membuat prefiks subnet. Sebagai contoh, prefiks sebuah alamat IPv6 dapat direpresentasikan sebagai berikut:</span></p>
<pre style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">3FFE:2900:D005:F28B::/64</span></pre>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Pada contoh di atas, 64 bit pertama dari alamat tersebut dianggap sebagai prefiks alamat, sementara 64 bit sisanya dianggap sebagai interface ID.</span></p>
<h2><a title="Jenis_jenis_Alamat_IPv6" name="Jenis_jenis_Alamat_IPv6"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:13pt;font-family:Bangkok;">Jenis-jenis Alamat IPv6</span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">IPv6 mendukung beberapa jenis <i>format prefix</i>, yakni sebagai berikut:</span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unicast&amp;action=edit" title="Unicast"><span style="color:windowtext;">Unicast</span></a></i>, yang      menyediakan komunikasi secara <i>point-to-point</i>, secara langsung      antara dua <i>host</i> dalam sebuah jaringan. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Multicast" title="Multicast"><span style="color:windowtext;">Multicast</span></a></i>, yang menyediakan metode      untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak <i>host</i> yang berada      dalam <i>group</i> yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi <i>one-to-many</i>.      </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anycast&amp;action=edit" title="Anycast"><span style="color:windowtext;">Anycast</span></a></i>, yang      menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari      sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi <i>one-to-one-of-many</i>.      Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (<i>destination      address</i>) dan diberikan hanya kepada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Router" title="Router"><span style="color:windowtext;">router</span></a>, bukan kepada <i>host-host</i>      biasa. </span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Jika dilihat dari cakupan alamatnya, alamat unicast dan anycast terbagi menjadi alamat-alamat berikut:</span></p>
<ul>
<li class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;">Link-Local</span></i><span style="font-family:Bangkok;">, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer      agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Subnet&amp;action=edit" title="Subnet"><span style="color:windowtext;">subnet</span></a>. </span></li>
<li class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;">Site-Local</span></i><span style="font-family:Bangkok;">, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer      agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intranet" title="Intranet"><span style="color:windowtext;">intranet</span></a>. </span></li>
<li class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;">Global Address</span></i><span style="font-family:Bangkok;">, merupakan sebuah jenis alamat yang      mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer      lainnya dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet"><span style="color:windowtext;">Internet</span></a> berbasis      IPv6. </span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Sementara itu, cakupan alamat <i>multicast</i> dimasukkan ke dalam struktur alamat.</span></p>
<h4><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Unicast global addresses</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>unicast global</i> IPv6 mirip dengan alamat publik dalam alamat IPv4. Dikenal juga sebagai <b><i>Aggregatable Global Unicast Address</i></b>. Seperti halnya alamat publik IPv4 yang dapat secara global dirujuk oleh <i>host-host</i> di <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet">Internet</a> dengan menggunakan proses <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Routing" title="Routing">routing</a>, alamat ini juga mengimplementasikan hal serupa. Struktur alamat IPv6 <i>unicast global</i> terbagi menjadi topologi tiga level (<i>Public</i>, <i>Site</i>, dan <i>Node</i>).</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-family:Bangkok;">Field</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-family:Bangkok;">Panjang</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-family:Bangkok;">Keterangan</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">001</span></code></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">3 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi sebagai   tanda pengenal alamat, bahwa alamat ini adalah sebuah alamat IPv6 Unicast   Global.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Top Level   Aggregation Identifier (TLA ID)</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">13 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi sebagai   level tertinggi dalam hierarki routing. TLA ID diatur oleh <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Internet_Assigned_Name_Authority&amp;action=edit" title="Internet Assigned Name Authority">Internet Assigned Name Authority   (IANA)</a>, yang mengalokasikannya ke dalam daftar <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Internet_registry&amp;action=edit" title="Internet registry">Internet registry</a>, yang kemudian mengolasikan   sebuah TLA ID ke sebuah ISP global.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Res</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">8 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Direservasikan   untuk penggunaan pada masa yang akan datang (mungkin untuk memperluas <i>TLA   ID</i> atau <i>NLA ID</i>).</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Next Level   Aggregation Identifier (NLA ID)</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">24 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi sebagai   tanda pengenal milik situs (<i>site</i>) kustomer tertentu.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Site Level   Aggregation Identifier (SLA ID)</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">16 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Mengizinkan hingga   65536 (2<sup>16</sup>) subnet dalam sebuah situs individu. SLA ID ditetapkan   di dalam sebuah <i>site</i>. ISP tidak dapat mengubah bagian alamat ini.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Interface ID</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">64 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi sebagai   alamat dari sebuah node dalam subnet yang spesifik (yang ditentukan oleh SLA   ID).</span></p>
</td>
</tr>
</table>
<h4><a title="Unicast_site_local_addresses" name="Unicast_site_local_addresses"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></span></h4>
<h4><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Unicast site-local addresses</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat unicast site-local IPv6 mirip dengan alamat privat dalam IPv4. Ruang lingkup dari sebuah alamat terdapat pada internetwork dalam sebuah site milik sebuah organisasi. Penggunaan alamat <i>unicast global</i> dan <i>unicast site-local</i> dalam sebuah jaringan adalah mungkin dilakukan. Prefiks yang digunakan oleh alamat ini adalah </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FEC0::/48</span></code><span style="font-family:Bangkok;">.</span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="border:1pt solid windowtext;" border="1" cellpadding="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:153pt;padding:0.75pt;" width="204">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Field</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:79.5pt;padding:0.75pt;" width="106">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Panjang</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:198pt;padding:0.75pt;" width="264">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Keterangan</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:153pt;padding:0.75pt;" width="204">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">111111101100000000000000000000000000000000000000</span></code></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:79.5pt;padding:0.75pt;" width="106">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">48 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:198pt;padding:0.75pt;" width="264">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Nilai ketetapan alamat <i>unicast   site-local</i></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:153pt;padding:0.75pt;" width="204">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Subnet Identifier</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:79.5pt;padding:0.75pt;" width="106">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">16 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:198pt;padding:0.75pt;" width="264">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Mengizinkan hingga   65536 (2<sup>16</sup>) subnet dalam sebuah struktur subnet datar.   Administrator juga dapat membagi bit-bit yang yang memiliki nilai tinggi   (high-order bit) untuk membuat sebuah infrastruktur routing hierarkis.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:153pt;padding:0.75pt;" width="204">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Interface Identifier</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:79.5pt;padding:0.75pt;" width="106">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">64 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:198pt;padding:0.75pt;" width="264">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi sebagai   alamat dari sebuah node dalam subnet yang spesifik.</span></p>
</td>
</tr>
</table>
<h4><a title="Unicast_link_local_address" name="Unicast_link_local_address"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Unicast link-local address</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat unicast link-local adalah alamat yang digunakan oleh <i>host-host</i> dalam subnet yang sama. Alamat ini mirip dengan konfigurasi <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=APIPA&amp;action=edit" title="APIPA">APIPA (Automatic Private Internet Protocol Addressing)</a> dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi" title="Sistem operasi">sistem operasi</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_XP" title="Windows XP">Microsoft Windows XP</a> ke atas. <i>host-host</i> yang berada di dalam <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Subnet&amp;action=edit" title="Subnet">subnet</a> yang sama akan menggunakan alamat-alamat ini secara otomatis agar dapat berkomunikasi. Alamat ini juga memiliki fungsi resolusi alamat, yang disebut dengan <b>Neighbor Discovery</b>. Prefiks alamat yang digunakan oleh jenis alamat ini adalah </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FE80::/64</span></code><span style="font-family:Bangkok;">.</span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="border:1pt solid windowtext;" border="1" cellpadding="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:242pt;padding:0.75pt;" width="323">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Field</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:79.5pt;padding:0.75pt;" width="106">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Panjang</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:117pt;padding:0.75pt;" width="156">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Keterangan</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:242pt;padding:0.75pt;" width="323">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">1111111010000000000000000000000000000000000000000000000000000000</span></code></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:79.5pt;padding:0.75pt;" width="106">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">64 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:117pt;padding:0.75pt;" width="156">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi sebagai tanda   pengenal alamat unicast link-local.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:242pt;padding:0.75pt;" width="323">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Interface ID</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:79.5pt;padding:0.75pt;" width="106">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">64 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:117pt;padding:0.75pt;" width="156">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi sebagai   alamat dari sebuah node dalam subnet yang spesifik.</span></p>
</td>
</tr>
</table>
<h4><a title="Unicast_unspecified_address" name="Unicast_unspecified_address"></a><span class="mw-headline"><i><span style="font-family:Bangkok;">Unicast unspecified address</span></i></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>unicast</i> yang belum ditentukan adalah alamat yang belum ditentukan oleh seorang administrator atau tidak menemukan sebuah DHCP Server untuk meminta alamat. Alamat ini sama dengan alamat IPv4 yang belum ditentukan, yakni </span><code><b><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0.0.0.0</span></b></code><span style="font-family:Bangkok;">. Nilai alamat ini dalam IPv6 adalah </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0:0:0:0:0:0:0:0</span></code><span style="font-family:Bangkok;"> atau dapat disingkat menjadi dua titik dua (</span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">::</span></code><span style="font-family:Bangkok;">).</span></p>
<h4><a title="Unicast_Loopback_Address" name="Unicast_Loopback_Address"></a><span class="mw-headline"><i><span style="font-family:Bangkok;">Unicast Loopback Address</span></i></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>unicast loopback</i> adalah sebuah alamat yang digunakan untuk mekanisme <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Interprocess_communication" title="Interprocess communication">interprocess communication</a> (IPC) dalam sebuah <i>host</i>. Dalam IPv4, alamat yang ditetapkan adalah </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">127.0.0.1</span></code><span style="font-family:Bangkok;">, sementara dalam IPv6 adalah </span><code><b><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">0:0:0:0:0:0:0:1</span></b></code><span style="font-family:Bangkok;">, atau </span><code><b><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">::1</span></b></code><span style="font-family:Bangkok;">.</span></p>
<h4><a title="Unicast_6to4_Address" name="Unicast_6to4_Address"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Unicast 6to4 Address</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>unicast 6to4</i> adalah alamat yang digunakan oleh dua <i>host</i> IPv4 dan IPv6 dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet">Internet</a> IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini sering digunakan sebagai pengganti alamat publik IPv4. Alamat ini aslinya menggunakan prefiks alamat </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">2002::/16</span></code><span style="font-family:Bangkok;">, dengan tambahan 32 bit dari alamat publik IPv4 untuk membuat sebuah prefiks dengan panjang 48-bit, dengan format </span><code><b><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">2002:WWXX:YYZZ::/48</span></b></code><span style="font-family:Bangkok;">, di mana </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">WWXX</span></code><span style="font-family:Bangkok;"> dan </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">YYZZ</span></code><span style="font-family:Bangkok;"> adalah representasi dalam notasi <i>colon-decimal format</i> dari notasi <i>dotted-decimal format</i> </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">w.x.y.z</span></code><span style="font-family:Bangkok;"> dari alamat publik IPv4. Sebagai contoh alamat IPv4 </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">157.60.91.123</span></code><span style="font-family:Bangkok;"> diterjemahkan menjadi alamat IPv6 </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">2002:9D3C:5B7B::/48</span></code><span style="font-family:Bangkok;">.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Meskipun demikian, alamat ini sering ditulis dalam format <i>IPv6 Unicast global address</i>, yakni </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">2002:WWXX:YYZZ:SLA ID:Interface ID</span></code><span style="font-family:Bangkok;">.</span></p>
<h4><a title="Unicast_ISATAP_Address" name="Unicast_ISATAP_Address"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Unicast ISATAP Address</span></span></h4>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat Unicast ISATAP adalah sebuah alamat yang digunakan oleh dua <i>host</i> IPv4 dan IPv6 dalam sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intranet" title="Intranet">Intranet</a> IPv4 agar dapat saling berkomunikasi. Alamat ini menggabungkan prefiks alamat <i>unicast link-local</i>, alamat <i>unicast site-local</i> atau alamat <i>unicast global</i> (yang dapat berupa prefiks alamat 6to4) yang berukuran 64-bit dengan 32-bit ISATAP Identifier (0000:5EFE), lalu diikuti dengan 32-bit alamat IPv4 yang dimiliki oleh <i>interface</i> atau sebuah <i>host</i>. Prefiks yang digunakan dalam alamat ini dinamakan dengan <b>subnet prefix</b>. Meski alamat 6to4 hanya dapat menangani alamat IPv4 publik saja, alamat ISATAP dapat menangani alamat pribadi IPv4 dan alamat publik IPv4.</span></p>
<h3><a title="Multicast_Address" name="Multicast_Address"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;">Multicast Address</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alamat_multicast&amp;action=edit" title="Alamat multicast">Alamat multicast</a> IPv6 sama seperti halnya <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alamat_multicast&amp;action=edit" title="Alamat multicast">alamat multicast</a> pada IPv4. Paket-paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan disampaikan terhadap semua interface yang dikenali oleh alamat tersebut. Prefiks alamat yang digunakan oleh alamat multicast IPv6 adalah </span><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">FF00::/8</span></code><span style="font-family:Bangkok;">.</span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="border:1pt solid windowtext;" border="1" cellpadding="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Field</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Panjang</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:Bangkok;">Keterangan</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><code><span style="font-size:10pt;font-family:Bangkok;">11111111</span></code></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">8 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Tanda pengenal bahwa   alamat ini adalah alamat <i>multicast</i>.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Flags</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">4 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi sebagai tanda   pengenal apakah alamat ini adalah alamat transient atau bukan. Jika nilainya   0, maka alamat ini bukan alamat transient, dan alamat ini merujuk kepada   alamat multicast yang ditetapkan secara permanen. Jika nilainya 1, maka   alamat ini adalah alamat transient.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Scope</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">4 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi untuk   mengindikasikan cakupan lalu lintas <i>multicast</i>, seperti halnya <i>interface-local</i>,   <i>link-local</i>, <i>site-local</i>, <i>organization-local</i> atau <i>global</i>.</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Group ID</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">112 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Berfungsi sebagai tanda   pengenal group multicast</span></p>
</td>
</tr>
</table>
<h3><a title="Anycast_Address" name="Anycast_Address"></a><span class="mw-headline"><span style="font-family:Bangkok;">Anycast Address</span></span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>Anycast</i> dalam IPv6 mirip dengan alamat <i>anycast</i> dalam IPv4, tapi diimplementasikan dengan cara yang lebih efisien dibandingkan dengan IPv4. Umumnya, alamat <i>anycast</i> digunakan oleh <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet_Service_Provider" title="Internet Service Provider">Internet Service Provider</a> (ISP) yang memiliki banyak klien. Meskipun alamat <i>anycast</i> menggunakan ruang alamat <i>unicast</i>, tapi fungsinya berbeda daripada alamat <i>unicast</i>.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">IPv6 menggunakan alamat <i>anycast</i> untuk mengidentifikasikan beberapa <i>interface</i> yang berbeda. IPv6 akan menyampaikan paket-paket yang dialamatkan ke sebuah alamat <i>anycast</i> ke <i>interface</i> terdekat yang dikenali oleh alamat tersebut. Hal ini sangat berbeda dengan alamat <i>multicast</i>, yang menyampaikan paket ke banyak penerima, karena alamat <i>anycast</i> akan menyampaikan paket kepada salah satu dari banyak penerima.</span></p>
<h2><a title="Perbandingan_Alamat_IPv6_dan_IPv4" name="Perbandingan_Alamat_IPv6_dan_IPv4"></a><span class="mw-headline"><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;"> </span></span></h2>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;"> </span></span></h2>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;"> </span></span></h2>
<h2><span class="mw-headline"><span style="font-size:14pt;font-family:Bangkok;">Perbandingan Alamat IPv6 dan IPv4</span></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;">Tabel berikut menjelaskan perbandingan karakteristik antara alamat IP versi 4 dan alamat IP versi 6.</span></p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<table class="MsoNormalTable" style="border:1pt solid windowtext;" border="1" cellpadding="0">
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-family:Bangkok;">Kriteria</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-family:Bangkok;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4" title="Alamat IP versi 4">Alamat IP versi 4</a></span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-family:Bangkok;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_6" title="Alamat IP versi 6">Alamat IP versi 6</a></span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Panjang alamat</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">32 bit</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">128 bit</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Jumlah total host (teoritis)</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">2<sup>32</sup>=±4 miliar host</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">2<sup>128</sup></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Menggunakan kelas alamat</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Ya, kelas <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Kelas_A" title="Alamat IP versi 4">A</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Kelas_B" title="Alamat IP versi 4">B</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Kelas_C" title="Alamat IP versi 4">C</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Kelas_D" title="Alamat IP versi 4">D</a>, dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Kelas_E" title="Alamat IP versi 4">E</a>.<br />
Belakangan tidak digunakan lagi, mengingat telah tidak relevan dengan   perkembangan jaringan Internet yang pesat.</span></td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Tidak</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat multicast</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Kelas_A" title="Alamat IP versi 4">Kelas D</a>, yaitu <b>224.0.0.0/4</b></span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>multicast IPv6</i>, yaitu <b>FF00:/8</b></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i>broadcast</i></span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Alamat_Broadcast" title="Alamat IP versi 4">Ada</a></span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Tidak ada</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat yang belum ditentukan</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-family:Bangkok;">0.0.0.0</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-family:Bangkok;">::</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat <i><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Loopback&amp;action=edit" title="Loopback">loopback</a></i></span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-family:Bangkok;">127.0.0.1</span></b></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><b><span style="font-family:Bangkok;">::1</span></b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP publik</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Alamat_publik" title="Alamat IP versi 4">Alamat IP publik IPv4</a>, yang ditetapkan oleh   otoritas Internet (<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/IANA" title="IANA">IANA</a>)</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IPv6 <i>unicast global</i></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IP pribadi</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4#Alamat_Privat" title="Alamat IP versi 4">Alamat IP pribadi IPv4</a>, yang ditetapkan oleh   otoritas <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet">Internet</a></span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IPv6 <i>unicast site-local</i> (FEC0::/48)</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Konfigurasi alamat otomatis</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Ya (APIPA)</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Alamat IPv6 <i>unicast link-local</i> (FE80::/64)</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Representasi tekstual</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;">Dotted decimal format notation</span></i></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;">Colon</span></i><i><span style="font-family:Bangkok;"> hexadecimal format notation</span></i></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Fungsi Prefiks</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Subnet_mask" title="Subnet mask">Subnet mask</a></span></i><span style="font-family:Bangkok;">   atau panjang prefiks</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Panjang prefiks</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:Bangkok;">Resolusi alamat <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DNS" title="DNS">DNS</a></span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;">A Resource Record</span></i><span style="font-family:Bangkok;"> (<i>Single A</i>)</span></p>
</td>
<td style="border:1pt solid windowtext;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal"><i><span style="font-family:Bangkok;">AAAA Resource Record</span></i><span style="font-family:Bangkok;"> (<i>Quad A</i>)</span></p>
</td>
</tr>
</table>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Bangkok;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/d1d4.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/d1d4.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/d1d4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/d1d4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/d1d4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/d1d4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/d1d4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/d1d4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/d1d4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/d1d4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/d1d4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/d1d4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/d1d4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/d1d4.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/d1d4.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/d1d4.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=18&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/18/layer-tcp-ip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c372dd11469dc795a6816dc0ccac9f96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">d1d4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MacaM &#8211; MacaM LayeR</title>
		<link>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/17/macam-macam-layer/</link>
		<comments>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/17/macam-macam-layer/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jan 2008 13:41:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d1d4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d1d4.wordpress.com/2008/01/17/macam-macam-layer/</guid>
		<description><![CDATA[Layer Network Lapisan Network bertanggung jawab mengirim dan menerima data ke dan dari media fisik. Media fisiknya dapat berupa kabel, serat optik atau gelombang radio. Karena tugasnya ini, protokol pada layer ini harus mampu menterjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang di mengerti oleh komputer, yang berasal dari peralatan lain yang sejenis. Layer Internet Lapisan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=14&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><i><s><span style="font-size:14pt;"><br />
</span></s></i></b><span style="font-size:14pt;"></span></p>
<p class="MsoNormal"><b><i><span style="font-size:14pt;">Layer Network</span></i></b><span style="font-size:14pt;"> </span></p>
<p><span style="font-size:14pt;">Lapisan Network bertanggung jawab mengirim dan menerima data ke dan dari media fisik. Media fisiknya dapat berupa kabel, serat optik atau gelombang radio. Karena tugasnya ini, protokol pada layer ini harus mampu menterjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang di mengerti oleh komputer, yang berasal dari peralatan lain yang sejenis.</span></p>
<p><b><i><span style="font-size:14pt;">Layer Internet</span></i></b><span style="font-size:14pt;"></span></p>
<p><span style="font-size:14pt;">Lapisan Internet bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat. Pada layer ini terdapat tiga macam protokol, yaitu IP, ARP, dan ICMP. IP (Internet Protocol) berfungsi untuk menyampaikan paket data ke alamat yang tepat. ARP (Address Resulotion Protocol) ialah protokol yang digunakan untuk menemukan alamat hardaware dari host/komputer yang terletak pada network yang sama. Sedangkan ICMP (Internet Control Massage Protocol) ialah protokol yang digunakan untuk mengirimkan pesan dan melaporkan kegagalan pengiriman data.</span></p>
<p><b><span style="font-size:14pt;">Layer Transport</span></b><span style="font-size:14pt;"></span></p>
<p><span style="font-size:14pt;">Layer Transport, berisi protokol yang bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi antara dua host/komputer. Pada lapisan Transport menggunakan Acknowledgement positif dan Acknowledgement negative pada aliran datanya. Acknowlegment positif akan memberitahukan pesan apabila data yang di transferkan telah sampai sedangkan Acknowledgement negative jika paket yang ditransfer tidak sampai ke tujuan maka akan terjadi pengiriman ulang. Kedua protokol tersebut ialah TCP (Transmission Control Protokol) dan UDP (User Datagram Protocol).</span></p>
<p><b><i><span style="font-size:14pt;">Layer Aplikasi</span></i></b><span style="font-size:14pt;"></span></p>
<p><span style="font-size:14pt;">Layer teratas adalah Aplication Layer. Pada layer inilah terletak semua aplikasi yang menggunakan protokol TCP/IP misalnya http, ftp, telnet, smpt dan lain sebagainya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/d1d4.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/d1d4.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/d1d4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/d1d4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/d1d4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/d1d4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/d1d4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/d1d4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/d1d4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/d1d4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/d1d4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/d1d4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/d1d4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/d1d4.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/d1d4.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/d1d4.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=14&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/17/macam-macam-layer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c372dd11469dc795a6816dc0ccac9f96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">d1d4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>REMOTE DESKTOP</title>
		<link>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/remote-desktop/</link>
		<comments>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/remote-desktop/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 05:58:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d1d4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/remote-desktop/</guid>
		<description><![CDATA[Remote Desktop Langkah-langkahnya adl1 Siapkan dua komputer, satu komputer dengan Linux Debian dan Windows 2000 Server 2. Setting BIOS dengan first booting pada CD ROM 4.Masukkan CD Install Windows 2000 Server 5. Akan muncul tampilan awal 6.Pilih To set up Windows 2000 now, press ENTER. tekan Enter 7.Setelah muncul Windows 2000 Licensing Agreement. Tekan F8 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=6&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a href="http://shohebs.wordpress.com/2008/01/14/remote-desktop/">Remote Desktop</a></h2>
<div class="snap_preview"><a title="content" name="content"></a>Langkah-langkahnya adl1 Siapkan dua komputer, satu komputer dengan Linux Debian dan Windows 2000  Server<br />
2. Setting BIOS dengan first booting pada CD ROM<br />
4.Masukkan CD  Install Windows 2000 Server<br />
5. Akan muncul tampilan awal</p>
<p>6.Pilih To set up Windows 2000 now, press ENTER. tekan Enter<br />
7.Setelah  muncul Windows 2000 Licensing Agreement. Tekan F8<br />
8.Masuk ke partition  disk<br />
9.Hapus semua partisi<br />
10.Buatlah partisi baru</p>
<p>11Setelah selesai, tekan Enter dan pilih Format the partition using the NTFS  file system<br />
12.Pilih To format the drive, press F<br />
13.Tunggulah selama  proses pem-formatan<br />
14.Jika proses sudah selesai komputer akan secara  otomatis melakukan booting ulang<br />
15.Biarkan komputer anda booting ke  harddisk<br />
16.Setelah muncul kotak dialog, pilih next.<br />
17.Tunggulah selama  proses Installing device<br />
18.Pada kotak dialog Regional Settings, klik  next<br />
19.Pilih beberapa komponen dengan memberi tanda centang, klik  next<br />
20.Pilih Typical settings, klik next<br />
21.Tunggulah selama proses  Instalasi komponen<br />
22.Setelah selesai, klik Finish. Komputer akan  me-restart<br />
23.Setelah komputer sudah ter-install Windows 2000 Server,  jalankan komputer<br />
24.Masuk ke control panel<br />
25.Pilih Add/Remove  Programs<br />
26.Pilih Add/Remove Windows Components<br />
27.Pada menu Components,  tandai Terminal Services dan Terminal Services Licensing. Klik next.<br />
28.Pilih  Remote administration mode. Klik next<br />
29.Tunggulah selama komputer sedang  proses. Klik Finish.<br />
# Menjalankan Remote Desktop<br />
~ masuklah kesistem  operasi Linux Debian<br />
~ Untuk uji coba, masuklah ke root terminal lalu ketik  ping [IP Address komputer yang lain]<br />
~ Jika kedua komputer sudah ada IP  Address , anda sudah dapat menjalankan remote desktop<br />
~ Masuklah ke root  terminal, ketikkan rdesktop [IP Address computer yang lain]<br />
~ Jika komputer  yang anda jalankan sudah bisa menampilkan Windows 2000 server, berarti anda  telah berhasil menjalankan Remote Desktop</p></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/d1d4.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/d1d4.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/d1d4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/d1d4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/d1d4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/d1d4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/d1d4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/d1d4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/d1d4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/d1d4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/d1d4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/d1d4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/d1d4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/d1d4.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/d1d4.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/d1d4.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=6&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/remote-desktop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c372dd11469dc795a6816dc0ccac9f96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">d1d4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INSTALASI WINE DEBIAN</title>
		<link>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/instalasi-wine-debian/</link>
		<comments>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/instalasi-wine-debian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 05:24:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d1d4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/instalasi-wine-debian/</guid>
		<description><![CDATA[INSTALASI WINE DEBIAN Instalasi WINE di debian-Instalasi Wine (penjalan program installer windows) dengan synaptic pack age manager; -tekan toolbars dan pilih dektop==&#62;administration==&#62;synaptic package manager; -Find file WINE dengan search; -mark file yang dibutuhkan seperti libwine,libwine-alsa,libwine-gl,liwine-print,wine,wine-doc,wine-utils, x-wine; -tekan tombol apply tuk melanjutkan proses; -setelah proses berjalan maka komputer akan meminta cd yang dibutuh kan; -setelah CD [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=5&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><a href="http://shohebs.wordpress.com/2008/01/03/instalasi-open-office/">INSTALASI  WINE DEBIAN</a></h2>
<div class="snap_preview">Instalasi WINE di debian-Instalasi Wine (penjalan program installer windows) dengan synaptic pack age  manager;</p>
<p>-tekan toolbars dan pilih dektop==&gt;administration==&gt;synaptic package  manager;<br />
-Find file WINE dengan search;</p>
<p>-mark file yang dibutuhkan seperti  libwine,libwine-alsa,libwine-gl,liwine-print,wine,wine-doc,wine-utils,  x-wine;</p>
<p>-tekan tombol apply tuk melanjutkan proses;</p>
<p>-setelah proses berjalan maka komputer akan meminta cd yang dibutuh kan;</p>
<p>-setelah CD masuk tekan Enter untuk proses Installasi;</p>
<p>-dan proses akan berjalan.</p></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/d1d4.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/d1d4.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/d1d4.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/d1d4.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/d1d4.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/d1d4.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/d1d4.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/d1d4.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/d1d4.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/d1d4.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/d1d4.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/d1d4.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/d1d4.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/d1d4.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/d1d4.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/d1d4.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=5&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/instalasi-wine-debian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c372dd11469dc795a6816dc0ccac9f96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">d1d4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>INSTALASI OPEN OFFICE LINUX DEBIAN</title>
		<link>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/instalasi-open-office-linux-debian/</link>
		<comments>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/instalasi-open-office-linux-debian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 05:16:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d1d4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/instalasi-open-office-linux-debian/</guid>
		<description><![CDATA[INSTALASI OPEN OFFICE DEBIAN Installasi Open Office from Debian Linux :-Insert cd 1 debian linux -Open program terminal -Insert into Root -Write apt-cdrom add and enter -Afterthat, insert cd 2 and write apt-cdrom add and enter up to cd-8 - Open program synaptic package manager - Click ‘search’ and write open office - Right-click to [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=4&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<h2><a href="http://shohebs.wordpress.com/2008/01/03/instalasi-open-office-debian/">INSTALASI  OPEN OFFICE DEBIAN</a></h2>
<div class="snap_preview">Installasi Open Office from Debian Linux :-Insert cd 1 debian linux</p>
<p>-Open program terminal</p>
<p>-Insert into Root</p>
<p>-Write apt-cdrom add and enter</p>
<p>-Afterthat, insert cd 2 and write apt-cdrom add and enter up to cd-8</p>
<p>- Open program synaptic package manager</p>
<p>- Click ‘search’ and write open office</p>
<p>- Right-click to open office.org choose “mark installation”</p>
<p>- Afterthat click apply, and click ok</p>
<p>- Click search and write ‘wine’</p>
<p>- Choose file libwine and libwine-gl, right-click choose mark for  installation and click apply</p>
<p>- Insert cd 4, click ok</p>
<p>- Choose file wine, wine utils and xwine right-click and choose mark for  installation and click apply</p>
<p>- Insert cd 2, click ok; insert cd 4, click ok; insert cd 1, click ok; insert  cd 5, click ok</p>
<p>- Installation has been finished and good luck</p></div>
</div>
<div class="entry"></div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/d1d4.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/d1d4.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/d1d4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/d1d4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/d1d4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/d1d4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/d1d4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/d1d4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/d1d4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/d1d4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/d1d4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/d1d4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/d1d4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/d1d4.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/d1d4.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/d1d4.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=4&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d1d4.wordpress.com/2008/01/15/instalasi-open-office-linux-debian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c372dd11469dc795a6816dc0ccac9f96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">d1d4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Instalasi Debian Linux</title>
		<link>http://d1d4.wordpress.com/2007/12/23/instalasi-debian-linux/</link>
		<comments>http://d1d4.wordpress.com/2007/12/23/instalasi-debian-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2007 04:47:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d1d4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d1d4.wordpress.com/2007/12/23/instalasi-debian-linux/</guid>
		<description><![CDATA[Installation Linux With ExpertGui Peralatan * 1 PC - CD-ROOM - Keyboard - dan lain-lain * CD/DVD Installer Installasi Debian Merubah Aturan BIOS : - saat Booting pertama tekan Delete atau F2 - pilih pengaturan First Boot (boot pertama) - ubah menjadi CD-ROOM - tekan F10 untuk keluar dan menyimpan Tahap-Tahap Installasi * Pada menu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=3&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Tahoma; 	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:1627421319 -2147483648 8 0 66047 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:Tahoma;} em 	{font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="font-size:14pt;">Installation Linux With ExpertGui</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="font-size:14pt;"> </span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>Peralatan</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* 1 PC</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>- CD-ROOM</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>- Keyboard</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>- dan lain-lain</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* CD/DVD Installer</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>Installasi Debian</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>Merubah Aturan BIOS :</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>- saat Booting pertama tekan Delete atau F2 </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>- pilih pengaturan First Boot (boot pertama)</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>- ubah menjadi CD-ROOM</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>- tekan F10 untuk keluar dan menyimpan</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>Tahap-Tahap Installasi </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pada menu inputan pilihan jenis linux, ketikkan expertgui;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   “Press F1 for help, or Enter to book : expertgui</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   In the menu input, choose other linux write expertgui</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pilih bahasa yang diinginkan, tekan Enter;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Choose laguage what you want, press Enter</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pilih negara atau area, dan tekan Enter;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Choose country or area, and press Enter</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pilih daerah atau area, dan tekan Enter;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Choose area, and press Enter</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pada tampilan keyboard, pilih American English atau lainnya ;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   In the display keyboard, choose American English or other </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Konfigurasikan jaringan (network) jika diperlukan, pilih “configure network manually’;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Configuration network when you want, choose “configure network manually”</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; isikan alamat IP pada dialog selanjutnya ;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>     Input the IP address, in the next dialog</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; isikan ‘netmask’ sesuai tingkatannya;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>     Input the ‘netmask’ agree with level</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; isikan alamat IP getway pada dialog selanjutnya;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>     Input the “IP address getway in the next dialog</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; setelahnya tulis hostname;  </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>     afterthat write the host name</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; tulis DNS pada konfigurasi jaringan</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>     Write DNS into network configuration</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pilih “manually edit partision table”;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Choose “manually edit partision tabel”;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Buat skema partisi</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Make partition paint</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; root = 5GB, filesystem = ext3</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; home = 5GB, filesystem = ext3</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; var = 10GB, filesystem = ext3</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; swap = 2x capacity of RAM, filesystem = swap</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>      For examples 128 of RAM = swap 256</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; usr = space, filesystem = ext3</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>Catatan :</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>Note :</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; untuk partisi root, dibuat sebagai partisi boot juga dengan cara mengaktifkan flag bootable</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>     To partition root, make to partition boot and also with a way activating  flag bootable</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; setelah selesai mempartisi pilih “write change to disk” and ‘yes’</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pilih ‘No’ pada konfigurasi waktu</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Choose ‘No’ in time configuration</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pilih zona waktu yang kamu inginkan</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Choose timezone what you want</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Konfigurasi pemakai</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Configuration user</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   Mengatur pemakai dan keamanan</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   </span><span style="color:black;">Setup users and passwords </span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; Masukkan users root password</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>     <span style="color:black;"> Enter password root user</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; Masukkan nama untuk user</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">      Enter name for user</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>   &#8211; Masukkan nama untuk user account</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">      Enter name for user account</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;"><i><b>- Masukkan password untuk user</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">      Enter password for user</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Tekan enter pada install the base system;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   Press enter in the install the base system</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Tekan enter pada configure the package manager;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   Press enter in the configure the package manager</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Tekan enter pada select and install software;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   Press enter in the select and install software</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pada participate in the package usage survey, pilih yes, tekan enter;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   In the participate in the package usage survey, choose yes, press enter</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pada software to install, pilih desktop environment standard system, tekan enter;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   In the software to install, choose desktop environment standard system, press enter</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Tekan enter pada install ‘GRUB boot loader’ on a harddisk;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   Press enter in the install ‘GRUB boot loade’r on a harddisk</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pada install the “GRUB boot loader to the master boot record”, pilih yes, tekan enter;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   In the install the “GRUB boot loader to the master boot record”, choose yes, press enter</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Masukkan ‘GRUB password’;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   Enter ‘GRUB password’</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b>* Pada “finish the installation”, tekan enter;</b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b><span style="color:black;">   In the “finish the installation”, press enter</span></b></i></p>
<p class="MsoNormal"><i><b> </b></i></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/d1d4.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/d1d4.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/d1d4.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/d1d4.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/d1d4.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/d1d4.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/d1d4.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/d1d4.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/d1d4.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/d1d4.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/d1d4.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/d1d4.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/d1d4.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/d1d4.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/d1d4.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/d1d4.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=3&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d1d4.wordpress.com/2007/12/23/instalasi-debian-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c372dd11469dc795a6816dc0ccac9f96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">d1d4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://d1d4.wordpress.com/2007/12/16/hello-world/</link>
		<comments>http://d1d4.wordpress.com/2007/12/16/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Dec 2007 13:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>d1d4</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=1&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/d1d4.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/d1d4.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/d1d4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/d1d4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/d1d4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/d1d4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/d1d4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/d1d4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/d1d4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/d1d4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/d1d4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/d1d4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/d1d4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/d1d4.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/d1d4.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/d1d4.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=d1d4.wordpress.com&amp;blog=2333734&amp;post=1&amp;subd=d1d4&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d1d4.wordpress.com/2007/12/16/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c372dd11469dc795a6816dc0ccac9f96?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">d1d4</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
